Salat Wajib dan Salat Sunah Terhadap Kecemasan Akademik pada Mahasiswa
Jurnal ini membahas pengaruh praktik salat wajib dan salat sunah sebagai bentuk terapi terhadap tingkat kecemasan akademik mahasiswa, dengan tujuan untuk melihat apakah kegiatan religius tersebut dapat membantu meredakan tekanan psikologis yang dialami mahasiswa selama proses pembelajaran dan tugas akademik. Penelitian menggunakan desain One Group Pre‑test Post‑test Randomized Design, dengan sampel terdiri dari 15 mahasiswa yang dipilih secara probability sampling. Setiap partisipan menjalani intervensi berupa modul psikoterapi yang menggabungkan salat wajib dan salat sunah selama periode tertentu, lalu dilakukan pengukuran kecemasan akademik sebelum (pre‑test) dan setelah (post‑test) intervensi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami penurunan nilai kecemasan akademik pada pengukuran post‑test dibandingkan dengan pre‑test, dan nilai signifikansi hasil uji statistik berada di bawah 0,05, yang menandakan penolakan hipotesis nol dan penerimaan hipotesis alternatif. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi salat wajib dan salat sunah memiliki pengaruh positif dalam menurunkan kecemasan akademik mahasiswa, yang berarti praktik ibadah salat dengan konsisten dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan psikologis berbasis Islam untuk mendukung kesejahteraan mental mahasiswa dalam konteks akademik.
🔗 Sumber jurnal lengkap: https://jurnal.dokicti.org/index.php/JIPBS/article/view/287?utm_source=chatgpt.com
Komentar
Posting Komentar