Perbandingan praktik ibadah harian antara tradisi Kristen dan Muslim di Indonesia.
Jurnal ini membahas perbandingan praktik doa harian dalam tradisi Kristen dengan shalat lima waktu dalam tradisi Islam dari perspektif liturgi dan teologi komparatif di Indonesia. Penulis mengawali kajiannya dengan menjelaskan bahwa doa harian merupakan tradisi liturgi gerejawi yang sudah dikenal sejak gereja mula-mula, namun praktik ini semakin memudar di kalangan umat Kristen di Indonesia, sementara shalat lima waktu tetap dipraktikkan secara konsisten oleh umat Islam sebagai bentuk ibadah yang terstruktur. Dalam studi ini, kedua praktik tersebut diidentifikasi sebagai bentuk “jamuan kanonik” atau waktu-waktu doa tertentu yang terjadwal dalam sehari. Meskipun umat Kristen awal telah memiliki tradisi jamuan doa, umat Muslim lebih mampu mempertahankan dan mempraktikkannya secara konsisten serta teratur. Dengan menggunakan pendekatan teologi komparatif, artikel ini mengeksplorasi nilai-nilai unggul dari shalat lima waktu dalam tradisi Islam yang dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan kembali praktik doa harian dalam tradisi Kristen, khususnya di konteks Indonesia. Fokus utama adalah menunjukkan bagaimana konsistensi Islam dalam mempraktikkan shalat lima waktu dapat memberikan pelajaran berharga bagi komunitas Kristen agar memperkuat praktik doa harian mereka yang saat ini semakin berkurang.
🔗 Sumber jurnal lengkap: https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/alAdyan/article/view/16519
Komentar
Posting Komentar